Sabtu, 09 Juli 2011

Useless

Alkisah di sebuah desa kecil di pinggiran hutan hiduplah seorang nenek setengah tua yang sendirian. Saya tidak tahu kemana sanak saudara atau suaminya.
Dia hidup sendiri dan sepi, hidup dengan mengandalkan hasil hutan untuk di jual di pasar. Nenek ini sering sekali keluar masuk hutan dengan jalan setapak yang sudah tebentuk sejak lama.
Mengambil ranting untuk kayu bakar dan juga mengambil air dari mata air yang lumayan jauh dari rumahnya, dengan membawa dua gentong berukuran sedang dia memikulnya perlahan memasuki hutan dan mengambil air bersih di mata air tengah hutan.


Dua gentong ini sangat berperan penting bagi nenek yang hidupnya mengandalkan hasil alam. Berjalan perlahan nenek ini sambil membawa dua gentong penuh berisi air. Namun sayang gentong yang pertama tak sebagus gentong yang kedua, gentong pertama agak retak dan hal itu membuat air tidak terisi penuh karena rembesan dari retakan itu.

Suatu hari terjadi percakapan antara gentong pertama yang retak dan gentong yang masih bagus.
"hai gentong retak, coba kamu pikir, apa kontribusi kamu buat nenek kalo kondisimu kayak gini, selalu bocor jika di isi dengan air" kata gentong yang bagus.
"iya ya .. apa kontribusiku buat nenek, aku hanya menyusahkan dia dengan tidak terisi penuh" sahut gentong retak.
Kemudian nenek datang dan memisahkan mereka.

"gentong bagus, kamu memang berguna dengan selalu terisinya air bersih yang utuh buatku" kata nenek
Gentong retak semakin menunduk tak berguna dengan perkataan nenek memuji gentong bagus
"kamu gentong retak, kamu sangat memberi kontribusi yang besar bukan hanya buat aku" kata nenek
"maksudnya nek?" tanya gentong retak
"coba kamu lihat jalan setapak yang tiap hari aku lewati, di sampingnya tumbuh bunga-bunga cantik dan rumput yang subur, coba siapa yang merawat tiap harinya?" jelas nenek
"saya masih belum mengerti nek" timpal gentong retak
"itu semua karena air yang merembes dan tumpah dari gentong retak, air itu memberi kesegaran bagi tanaman yang tiap hari aku lewati, air dari mu lah yang membuat mereka segar dan bunga merekah indah"
"jadi jangan berpikir kamu tidak berguna, itu salah besar, kamu sangat berguna bagi setiap individu yang mungkin tak kau sadari" sahut nenek dengan bijaksana.

Dari percakapan diatas bisa kita simpulkan bahwa tak ada seorang pun yang tidak berguna di dunia ini. Semua orang pasti berguna dan harus menjadi berguna setidaknya buat dirinya sendiri.
Sang nenek mengajarkan saya untuk berpikir positif akan pandangan hidup, berpikir bahwa saya harus selalu berguna bagi banyak orang khususnya bagi diri saya sendiri.
Jangan merasa tidak berguna jika kau masih merenungi kekuranganmu, bangkitlah dan tunjukkan kalau kekuranganmu adalah salah satu potensi dari diri kamu

13 komentar:

  1. sesuatu yang membangkitkan semangat

    BalasHapus
  2. Wah,postingannya sama sekali gak bisa tertebak...

    Makasih atas pencerahannya...

    BalasHapus
  3. cerita yang bagus mas hoedz.... :)

    BalasHapus
  4. Cerita yang penuh hikmah mas,,,,,,,, semua ciptaan Allah Swt semuanay mempunyai manfaat......:)

    BalasHapus
  5. bagus banget! karanganmu sendiri Hoedz? Yah, keren deh pokoknya, menginspirasi.

    BalasHapus
  6. keren...ceritanya, apa ini kisah sendiri ya..

    BalasHapus
  7. nenek kog setengah tua sih? Bahasa apa itu? -_-'

    BalasHapus
  8. berarti John Terro masih berguna walau sudah meresahkan dunia maya :D

    BalasHapus
  9. Udah ane update postingannya..
    Semoga bermanfaat :)

    BalasHapus
  10. > DuniaPiyen : Amin .. makasih sob

    > Adryan Nurdien : suwun kang

    > I-one : beginilah saya ..emang susah di tebak hehehehe ..

    > Nuell : makasih Nuell

    > Arief : semoga saya juga bermanfaat bagi ingkungan saya

    > Huda Tula : bukan .. denger dari cerita orang aja

    > Bunda Loving : bukan Bun .. saya denger cerita ini dari orang lain kok ..

    > John terro : semoga saja John hahahaha

    > Jinchuricki : segera meluncur ke TKP

    BalasHapus
  11. Udah baca kan .. ?
    "sudah"
    gimana .. ?
    "bagus"
    ada kometar gak .. ?
    "Terharu...sampai meneteskan air mata, terus berjuang tetap semangat"

    BalasHapus
  12. > Mila : hahahaha .. maksudnya nenek yang blom tua banget

    > Arqu3fiq : weh ... ambil tisue dulu mas .. hehehehe ..

    BalasHapus

udah baca kan .. ? gimana .. ? ada komentar gak .. ?