Kamis, 24 April 2014

Segelas Teh Hangat

Selamat pagi .... pagi ini entah kenapa saya tiba - tiba membuka laptop pinjaman ini dan menancapkan modem pemberian seseorang (terima kasih) ini.
Hanya ingin menyapa meskipun lewat sebaris kalimat.
Pesan singkat mengingatkan sholat Subuh pun terpaksa saya hapus hanya karena saya gak mau memori HP (jadul) saya penuh.
Sapaan selamat pagi pun saya ucapkan melalui sms dan berharap untuk dibalas.

Suasana rumah yang kalo pagi gak kundusif sama sekali membuat saya terbangun dari mimpi indah yang tidak akan pernah saya ceritakan disini.
Musim hujan masih belum mau meninggalkan bulan April, saya merindukan musim panas, saya merindukan liburan.

Saya bosan tiap pagi di sapa oleh barisan pagar kayu tanpa cat di depan rumah.
Saya bosan tiap pagi di sapa oleh sekumpulan ibu - ibu yang sedang berbelanja di depan.
Sapaan segelas teh hangat lah yang tak pernah bosan saya sambut tiap pagi.

Selamat pagi segelas teh ... selamat pagi kamu...

Sabtu, 12 April 2014

Kehilangan Kata

Kemana hilangnya semangat saya dalam menulis?
Apa karena saya terlalu fokus dalam bekerja, maklum semenjak bekerja di perusahaan ini saya sangat melupakan dunia tulis menulis, meskipun tulisan terakhir ini semua tentang liburan.
Benar, liburan adalah hal yang sangat saya sukai dalam melepas semua ke-setresan dalam bekerja.
Sebenarnya banyak perjalanan saya yang belum saya tuliskan disini.

Di otak sudah banyak kata-kata yang siap untuk dirangkai menjadi sebuah kalimat, tapi kata tersebut mendadak hilang dalam otak saya ketika liburan telah usai.
Sudah tertumpuk oleh rutinitas pekerjaan yang monoton.

Dibilang hiatus atau hibernasi sih enggak juga karena saya masih ingin menulis lagi merangkai kata - kata yang sudah ada di otak.
tapi ya gitu lah ... ketika jari menyentuh tuts keyboard mendadak kata - kata yang indah hilag begitu saja.
Banyak perjalanan yang masih ingin saya tulis.

Blog walking juga ke beberapa teman terdekat saja, hanya membaca kisah mereka tanpa meninggalkan jejak bahwa saya masih ada untuk membaca kisah para sahabat di dunia mereka masing - masing.
Hei .. saya masih ada lho..
Saya masih mencari bagaimana cara menulis kata yang menggantung di otak saya .. bagaimana cara mengeluarkan kata - kata tersebut.

Semangat hoedz...

Sabtu, 18 Januari 2014

Monjaya yang Gagal

Rencana untuk berkeliaran menyusuri Surabaya akhirnya kesampaian juga. Berbekal cuti satu hari di tanggal keramat hidup saya langsung cuss berangkat keliling Surabaya.
Jadwal pertama mengunjungi Monumen Jalesveva Jayamahe yang sangat sangat ingin saya kunjungi. Sebenernya saya tahu kalau kesana itu butuh izin khusus karena memasuki basis utama Angkatan Laut Surabaya.

Monumen Jalesveva Jayamahe
Monumen Jalesveva Jayamahe yang terletak diujung Utara Surabaya menampilkan sosok Perwira TNI Angkatan Laut berpakaian PDU-1 lengkap dengan pedang kehormatan menatap ke arah laut  berdiri tegak di atas bangunan gedung dengan  ketinggian  keseluruhan  mencapai 60,6 m.