Senin, 19 Oktober 2009

Festival Yosakoi 2009


Minggu 18 Oktober 2009 diadakan festival Remo dan Yosakoi untuk kesekian kalinya di Surabaya. Kebetulan aku kerja shift sore .. jadi bisa melihat ke meriahan festival Yosakoi ...
Festival ini di ikuti sedikitnya 1.000 siswa SD hingga perguruan tinggi. Meraka bikin heboh di Taman Bungkul, Minggu (18/10). Lewat beragam kreativitas tari, mereka tampil dalam atraksi Festival Tari Yosakoi.
Festival digelar Konjen Jepang di Surabaya bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Pemkot Surabaya dan Pemkot Kochi Jepang itu berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga tengah hari.


Sebagian warga Kota Surabaya tersedot di acara ini. Apalagi, siang kemarin Jl Raya Darmo lengang terkait program Car Free Day. Usai pentas di panggung utama, para peserta berputar dari sisi utara Taman Bungkul menyusuri Jl Raya Darmo dan masuk kembali ke taman dari sisi selatan tetap dengan gerakan tarian yang sama.

Yang menarik, Yosakoi kali ini diikuti peserta dari Bali. Kelompok penari dari SMP 4 Mendoyo, Jembarana, yang baru pertama kali ikut dalam pentas Yosakoi ini bahkan terpilih sebagai juara untuk kategori Tarian Terbaik Anak-Anak. Sedangkan penari dari SD Muhammadiyah 11 Surabaya meraih penghargaan untuk kategori Kostum Terbaik Anak-Anak.

Untuk kategori dewasa, juara umumnya diraih Studio TYDIF yang sekaligus meraih penghargaan dari Wali Kota Kochi. Sedang mahasiswa Universitas Surabaya (Unesa) memenangi kategori tarian terbaik. Dan pemenang kategori kostum adalah Japan Odori Holic.
Di Jepang, Yosakoi merupakan festival tarian massal dengan aneka kostum yang sangat populer. Acara ini digelar setiap tahun di jalan jalan utama Kota Kochi setiap 9-12 Agustus. Festival ini diciptakan pada 1954 dengan harapan agar bangsa Jepang bisa keluar dari resesi ekonomi dan warga Kota Kochi bisa sehat dan makmur.


Nah kebetulan aku hanya jadi penonton aja ..... aku ajak aja para penari yang berkostum, keren buat foto bersama ... menariknya mereka pun tak segan - segan buat di ajak berfoto ria .. malah terkesan narsis .. he he he he ....

Aku hanya mendukung teman - teman ku dari IMC Surabaya yang ber pastisipasi memeriah kan festival ini. Dengan pakaian ala badut gokil Jepang meraka menari dengan kompak sambil menepukkan naruku (alat musik sederhana semacam kecrekan terbuat dari kayu) mereka dan tercipta keharmonisan antara gerak tari dan musik yang mengiringi mereka.
Sepanjang acara para badut adalah tokoh yang paling banyak menyita perhatian para penonton. Di samping mereka heboh dan narsis ... pakaian yg mereka kenakan sangat mencolok perhatian di siang bolong yang terik itu.


Tahun depan aku harus nonton lagi nih ... seru dan lucu ... tapi jangan salah nggak cuma kebudayaan Jepang aja yang di usung pada siang hari itu. Setalah festival Yosakoi selesai .. di lanjutkan dengan festivalk Remo. Festival yang di ikuti oleh para anak muda mulai dari yang terkecil sampai orang dewasa. Menampilkan tari Remo khas Jawa Timur yang dengan luwes di mainkan oleh anak - anak kecil yang lincah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

udah baca kan .. ? gimana .. ? ada komentar gak .. ?