Selasa, 21 Juli 2009

Ketika Musim Berubah

Di tengah keramaian akhir minggu
Aku sedang menyendiri tanpa tujuan
Aku masih punya keberanian untuk melawanya
Tapi aku juga takut suasana ini rusak

Aaacchh ... selama ini aku selalu berdua
dan belum terbiasa dengan kesendirian ini.

Awan membawa pagi ... di tiup angin
walaupun kini terpisah, kuharap masih ada kesempatan untuk bertemu lagi
daripada dicintai ... lebih baik mencintai dengan setulus hati
Seperti sedang berdiri diatas tebing di hari yang cerah

Kekeringan hatiku dan hari - hari kita bersama yang membekas di tubuhku
putih dan dinginnya hari di musim dingin
aku masih mengingatnya berkat kehadiranmu

Ingin rasanya aku menangis ... menangis sebisanya ...

Ingin kerebut kembali hatimu yang telah di tiup angin
seperti teriknya musim panas yang menghapus dinginnya salju
Andaikan hari -hari itu kembali, hidupku pasti akan kembali cerah
Kini aku menangis seperti anak kecil

Kau tak ada di sisiku ketika musim berubah

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

udah baca kan .. ? gimana .. ? ada komentar gak .. ?