Selasa, 21 Juli 2009

Kesunyian ...

Malam mengepakkan sayap - sayapnya, kesunyian melanda, sementara kehidupan terlena disini, tetapi aku terjaga mengingat kembali yang hari ini terjadi।
Waktu aku melihatmu tersenyum berlari ceria melintas di depanku. Kau begitu mempesona, senyummu, tawa ceriamu begitu membiusku, membuat sejenak jiwaku melayang terhipnotis oleh pesonamu.

Sekarang aku dalam gundah, ada perasaan hampa bersemayam di dalam relung hatiku। Ada yang hilang dari jiwaku setelah terpisahnya aku denganmu oleh jarak dan waktu। Aku ingin mengulanginya kembali, andai saja waktu berpihak kepadaku, aku ingin terjadi kembali seperti waktu itu।
Melihat senyum manismu, ceria wajahmu dan lucu tingkahmu.

Inikah benih - benih yang ditaburkan Amor daro ketinggian Olympus, dandi tuntun oleh cinta ?
Aku tidak bisa menjawabnya, terlalu dini untuk menyimpulkannya.

Satu hal yang aku ingin kau ketahui, sudah kebentangkan sayap - sayapku dan aku siap untuk terbang, akankah engkau menyertaiku melewatkan hari - hari indah bersamaku ?
Maukah engkau mendampingiku melayang bagai seekor rajawali diantara pegunungan ?

Malam telah berganti fajar, tersadar aku dari lamunan panjang yang indah। Biarkan mimpi itu lenyap untuk sementara mengikuti bintang gumintang ketika pagi datang, tapi dengan cahayanya surya, hal itu pasti akan kembali।
Aku beranjak tidur dengan sebuah do'a untuk yang terindah di dalam hatiku dan lagu pujaan di bibirku hanya untukmu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

udah baca kan .. ? gimana .. ? ada komentar gak .. ?